Niat Ibadah

Niat Ibadah
Atas Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Review Slide

Medical Laboratory Technology Slideshow: Budi’s trip to Surabaya, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Surabaya slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.

menu

SELAMAT DATANG CALON PEMBURU

Kami menerima Anda dengan tangan terbuka untuk berbagi informasi dan pengetahuan khususnya tentang Mikroba. BERGABUNGLAH dan sumbangkan pemikiran demi kemajuan kita bersama, TULISKAN KOMENTAR, POSTING, SARAN # KRITIK KONSTRUKTIF

Lokasi Pengunjung

free counters

craftkeys

MIKROBA TAK KENAL BASA-BASI

TV One

AN TV

Minggu, 29 Agustus 2010

Microincinerator, bagaimana menggunakannya?

Cara Menggunakan Microincinerator di   Laboratorium Mikrobiologi

Microincinerator, juga dikenal sebagai bactoincinerator, adalah sebuah perangkat yang digunakan di laboratorium mikrobiologi untuk mensterilkan instrumen.
 
Sterilisasi instrumen ini terdiri dari tabung keramik dengan logam dan dikelilingi oleh cekungan di bagian tengah. Ketika terpasang dan dihidupkan, microincinerator bisa mencapai suhu 800 derajat celcius, lebih dari cukup untuk membakar bahan organik pada loop inokulasi.
 
Mengapa  Microincinerator Dibutuhkan?

Dalam laboratorium mikrobiologi  kontaminasi  bahan steril harus dihindari,  ini hal yang sulit karena bakteri dan spora jamur tersebar di  lingkungan sekitar . Menghindari kontaminasi membutuhkan penggunaan teknik aseptik serta terus-menerus memperhatikan setiap tindakan yang dilakukan di laboratorium mikrobiologi.

Bakteri seringkali ditransfer menggunakan loop inokulasi (alias ose). Alat ini pada dasarnya adalah kawat dengan lingkaran kecil di salah satu ujung dan gagang di ujung lainnya. Ose terbuat dari logam, dapat digunakan berulang kali dan kemudian resterilized dalam nyala api atau microincinerator. Menyalakan api  berpotensi   kebakaran sedangkan Microincinerator sangat aman.
 
Bagaimana menggynakan Microincinerator  ?

Ada dua tujuan utama yang insinerator-bacto digunakan dalam praktek di laboratorium:mikrobiologi  
    1. mensterilkan  loop inokulasi
    2. fiksasi  smear bakteri 
 
Untuk mensterilkan  ose, masukkan ujung lingkar ose ke cekungan microincinerator   beberapa detik, sampai bagian dari kawat inokulasi yang sedang disterilkan bersinar merah. Kemudian tarik loop dari insinerator,   seketika itu akan berhenti memerah, dan dalam waktu 20 detik atau lebih, akan cukup dingin untuk digunakan.

Fiksasi smear:  Spesimen bakteri pada slide mikroskop disebut smear. Dibuat dengan menggunakan contoh bakteri yang diperoleh dengan inokulasi loop disuspensikan dengan air atau larutan garam fisiologis pada permukaan slide mikroskop. Bakteri sangat kecil dan pada dasarnya tidak berwarna, suntuk itu smear bakteri   harus diwarnai agar tampak apabila dilihat melalui mikroskop.

Tujuan fiksasi (pemanasan) adalah untuk merekatkan smear supaya  tidak hilang selama pewarnaan, tempelkan slide di atas microincinerator (lihat foto di bawah). Dengan menempatkan slide smear bakteri pada platform slide  selama beberapa menit, bakteri akan mati dan melekat pada  slide sehingga tidak akan tercuci selama pewarnaan.
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar